Home Publikasi Berita LIterasi Data untuk Pengawasan Pemilu dengan tema "Sinergitas Universitas dan Pengawas Pemilu melalui Literasi Data” di Universitas Dr. Soetomo
Satu Data Bawaslu
2025-11-17 12:25:53
Admin
30

LIterasi Data untuk Pengawasan Pemilu dengan tema "Sinergitas Universitas dan Pengawas Pemilu melalui Literasi Data” di Universitas Dr. Soetomo

berita-image

Surabaya, 30 Oktober 2025 – Dalam rangka memperluas implementasi pengawasan pemilu yang modern, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia mengadakan kegiatan Literasi Data untuk Pengawasan Pemilu di Universitas Dr. Soetomo (UNITOMO), Surabaya. Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif nasional Bawaslu untuk mewujudkan pengawasan yang akuntabel, adaptif, dan berbasis bukti dengan tema sentral “Sinergitas Universitas dan Pengawasan Pemilu melalui Literasi Data.”

Peserta dari UNITOMO, yang terdiri dari mahasiswa, dosen, dan peneliti, didorong untuk aktif menggunakan Portal Satu Data Bawaslu sebagai sumber data resmi untuk riset kepemiluan. Melalui pemaparan dan diskusi, mereka diperkenalkan pada pentingnya pemanfaatan data untuk analisis kebijakan, peningkatan tata kelola pengawasan, dan penggunaan teknologi informasi canggih.

Kegiatan dibuka oleh Anggota Bawaslu RI, Dr. Puadi, S.Pd., MM., Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data dan Informasi. Beliau menyampaikan bahwa kemampuan analisis data merupakan instrumen strategis untuk mendeteksi dini potensi pelanggaran, sekaligus menjadi jalan bagi akademisi untuk berpartisipasi dalam meningkatkan kualitas demokrasi.

Momen ini juga dimanfaatkan untuk mempererat hubungan kerja sama kelembagaan antara Bawaslu dan UNITOMO. Kerja sama ini diwujudkan melalui rencana penandatanganan Nota Kesepahaman serta pengembangan proposal riset bersama berbasis data pengawasan pemilu. Bawaslu berharap melalui sinergi ini, peran strategis kampus dalam pengawasan pemilu partisipatif dapat dioptimalkan.

Bawaslu memastikan bahwa program literasi data akan terus dilanjutkan di berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia, sebagai komitmen untuk menciptakan pengawasan pemilu yang transparan, inklusif, dan responsif terhadap dinamika teknologi dan demokrasi.