Home Publikasi Berita Literasi Data untuk Pengawasan Pemilu dengan tema "Sinergitas Universitas dan Pengawas Pemilu melalui Literasi Data" di Universitas Nasional
Satu Data Bawaslu
2025-11-17 12:25:59
Admin
26

Literasi Data untuk Pengawasan Pemilu dengan tema "Sinergitas Universitas dan Pengawas Pemilu melalui Literasi Data" di Universitas Nasional

berita-image

Jakarta, 15 Oktober 2025 – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia melanjutkan agenda penguatan pengawasan pemilu berbasis teknologi dan data dengan menyelenggarakan kegiatan Literasi Data untuk Pengawasan Pemilu di Universitas Nasional (UNAS), Jakarta. Kegiatan ini mengusung tema “Sinergitas Universitas dan Pengawas Pemilu melalui Literasi Data,” sebagai upaya Bawaslu memperkuat pemanfaatan data kepemiluan demi terwujudnya pengawasan yang akuntabel, adaptif, dan berbasis bukti.

Acara ini secara aktif mendorong partisipasi sivitas akademika UNAS—termasuk mahasiswa, peneliti, dan dosen—untuk memanfaatkan Portal Satu Data Bawaslu sebagai referensi data resmi dalam penelitian. Sesi diskusi berfokus pada aplikasi praktis data, seperti analisis kebijakan, penyusunan tata kelola pengawasan, serta implementasi metode analitik dan teknologi informasi terbaru.

Anggota Bawaslu RI, Dr. Puadi, S.Pd., MM., selaku Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data dan Informasi, membuka kegiatan tersebut. Menurutnya, pemanfaatan analisis data merupakan instrumen strategis yang esensial dalam mendeteksi potensi pelanggaran pemilu dan secara bersamaan meningkatkan kualitas demokrasi melalui keterlibatan akademisi.

Kegiatan ini turut menandai penguatan kerja sama kelembagaan antara Bawaslu dan UNAS. Rencana ke depan diarahkan pada penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan pengembangan proposal riset kolaboratif yang didukung oleh data pengawasan pemilu. Bawaslu berharap sinergi berkelanjutan ini akan semakin memperkuat peran kampus dalam mewujudkan pengawasan pemilu partisipatif yang terarah.

Bawaslu berkomitmen untuk melanjutkan program serupa di berbagai perguruan tinggi sebagai wujud konsistensi dalam menciptakan pengawasan pemilu yang transparan dan responsif terhadap perkembangan teknologi.